Federico Bernardeschi - Pahlawan Adu Penalti Italia di Euro 2021

Federico Bernardeschi – Pahlawan Adu Penalti Italia di Euro 2021

Sepakbola

Federico Bernardeschi pantas disebut pahlawan bayang-bayang lantaran peran pentingnya dalam dua adu penalti Italia untuk pemenang Euro 2021. Ia selama ini kerap menjadi bahan ledekan banyak orang seiring performa di Juventus yang tidak impresif. Di musim ini, dia malah tidak bisa mencetak gol untuk Juventus dari 38 lomba yang di mainkan.

Tapi Roberto Mancini tetap menetapkan memasukkan namanya dalam skuad Italia untuk Euro 2021. Keputusan Mancini dibayar oleh Bernardeschi dengan baik. Meskipun tidak jadi opsi utama dalam formasi inti, Mancini percaya pada Bernardeschi dalam setiap adu penalti yang dilakukannya.

Baca Juga : Akibat Patah Kaki, McGregor Terancam Kehilangan Kehebatan Bertarung

Mancini selalu menempatkan nama Bernardeschi sebagai algojo penalti, baik di lomba lawan Spanyol ataupun lawan Inggris. Bernardeschi bertempat sebagai algojo keempat, salah satu posisi yang rawan sebab bisa menetapkan kemenangan atau kekalahan. Menariknya, Bernardeschi bukanlah algojo penalti di Juventus. Tugas hal yang demikian di emban Cristiano Ronaldo. Saat masih berseragam Fiorentina, Bernardeschi terakhir kali mengendalikan jabatan sebagai algojo penalti. Tapi Bernardeschi bisa menjawab kepercayaan itu dengan baik. Dia dengan dingin menumbangkan Unai Simon dan Jordan Pickford. Pinalti Bernardeschi terbilang sempurna di dua kesempatan hal yang demikian.

Federico Bernardeschi Membuktikan Kepercayaan Sang Pelatih

“Kami pantas menerima seluruh ini. Secara pribadi, aku sangat menderita. Itu bukan musim yang mudah bagi aku. Saat Anda bermain di musim seperti itu, terkadang segalanya menjadi kompleks. Tapi, aku cuma berpikir satu, bekerja dan menyingsingkan lengan pakaian Anda. Bahkan saat seluruh sesuatunya tidak berjalan dengan baik,” kata Bernadeschi, di kutip dari Football Italia, Senin (12/7/2021).

Setelah Bernardeschi mencetak gol, algojo penalti keempat Spanyol dan Inggris juga sama-sama tidak bisa mencetak gol yaitu Alvaro Morata dan Jadon Sancho. Pinalti yang Bernardeschi lakukan jelas punya imbas besar di balik berhasilnya Italia memenangkan dua lomba terakhir via adu penalti.

Bernardeschi juga mengucapkan terimakasih kepada staf, rekan satu timnya, dan seluruh orang yang mendorongnya. Pemain berusia 27 tahun merasa kala ini berada di puncak dan tidak bisa membayar kepercayaan dengan metode yang lebih baik.